Sekadar Halwa Mata dan Fikiran

بسم الله الرحمن الرحيم

video

7 Nama Anak Iblis Dalam Suratul Fatiha Jika Kita Tersilap Menyebutnya

Keterangan haqnya.
Nama nama anak syeithon ini sesungguhnya tidak berada dalam suratul fatiha, mereka hanya berada di tepi tepi suratul fatiha itu saja dan jika ada pembaca suratul fatiha yang menyeru mereka maka barulah mereka dapat ijin masuk sebab pembaca tadi yang mempersilahkan mereka masuk dalam suratul fatiha, oleh sebab itulah pada zaman sekarang...ulama besar, kiyai agung ataupun orang orang shaleh yang tingkat iman nya sudah tinggi tidak pernah lagi kita lihat karomah nya karena dasar utama kharomah itu memang dasar sebab musababnya dalam alfatiha dan alfatiha yang mereka atau kita baca tidak pernah mandi/suci.

Ampun maaf beribu maaf tiada maksud untuk mengurangi rasa kagum dan yakin saya kepada pembaca alfateha dalam video-video, namun saya merasakan bahwa suratul fateha yg dia baca masih menyeru beberapa nama syeithon. Jika di translate arti sesuai yg pembaca ini bunyikan, maka saya orang melayu akan sangat kacau balau arti alfateha nya dan arti dari alfateha yg di baca dengan cara seperti di video-video akan membuat artinya jauh dari arti yang tertulis dalam arti alfateha yg di maksud kan ALLAH,

Memang pengetahuan 7 nama syeithon dan iblis yang tertera dalam surat alfateha jika salah membaca nya sudah tidak lagi di miliki oleh kiyai kiyai alim ulama masa kini di sebabkan pengetahuan ini sangat sensitive dan rahasia sekali sehingga jika salah menyampaikannya maka akan banyak di tentang oleh pembaca alfateha yg sudah terbiasa membaca alfateha dengan sekaligus menyeru nama nama syeithon tersebut tampa mereka sadari, maka oleh itu guru guru tasawauf dan makrifat melayu awal dulu menjadikannya sebagai didikan awal bagi murid yang benar benar kuat niat dan keyakinannya dalam menempuh jalan membangkitkan kekuatan diri, dalam kitab melayu tua yg saya jemput itu, penjelasan mengenai ini di letak kan pada halaman paling utama dan awal dengan nama "MEMANDIKAN ALFATEHA".

Menurut penjelasan kitab ini hanya orang orang yang alfateha nya sudah mandi/sudah bersih lah yang mampu memiliki kekuatan ghaib diri yang haq...sebab semua kekuatan dan rahasia rahasia ALLAH itu DIA zahirkan kepada semua makhluk ciptaannya melalui 120.000 malaikat, dan malaikat ini meletak kannya dalam kitab zabur lalu rahasia rahasia dan kekuatan dalam kitan zabur ini di sempurnakan dalam kitab taurat, setelah taurat tidak mencukupi menyimpan kekuatan dan rahasia illahi ini maka dia di simpan kan dalam kitab injil yang awal, namun kitab injil awal pun tak jua mampu menyimpan rahasia rahasia illahi ini maka dia di sempurnakan dalam simpanan yang sempurna yaitu kitab suci alquran, maka semua rahasia ilmu illahi yang ada dalam kitab taurat,zabur dan injil kini berada dengan jelas dalam kitab alquran dan semua rahasia serta kekuatan alquran itu tercantum dalam surat alfateha...

Menurut kitab ini pula oleh sebab sangat penting dan maha agungnya surat alfateha maka iblis memberi nama kepada istri dan anak nya dengan nama nama yang sangat berdekatan dengan bunyi surat alfateha, dengan maksud bagi sesiapa yang tidak mendalami dan tidak mengetahui asal muasal surat ini maka akan menjadi makanan istri dan anak iblis tersebut, istri dan anak iblis ini hakikatnya tidak berada dalam surat alfateha mereka hanya dapat berada di tepi tepi surat alfateha saja, jika ada yang menyeru nama mereka dalam membaca alfateha maka barulah mereka dapat ijin masuk sehingga alfateha yang di baca tersebut menjadi kotor dan kurang bahkan tak berkhasiat nur nya seperti apa yang telah di janjikan oleh ALLAH semula jadinya....maka oleh itu guru dalam kitab melayu tua ini mengatakan "MANDIKAN DAHULU ALFATEHA MU" sebab alfateha yang sudah mandi maka alfateha tersebut akan bersih dari 7 nama istri dan anak iblis ini....sekali lagi saya bukan mengatakan bacaan surat alfateha yang di baca oleh kaum syech dan alim ulama masa kini itu adalah salah...sama sekali tidak, alfateha yg mereka sudah betul dan sholatnya juga sah...yang saya katakan ialah "surat alfateha yang di mereka baca menyeru ALLAH sekaligus menyeru istri dan anak iblis" sehingga setelah selesai membaca alfateha hati mereka tetap saja gelisah, gundah gulana, cahaya cahaya nur muhamamd tak jua muncul, pengetahuan pengetahuan kekuatan illahi baik ghaibi maupun zahiri tak pernah mereka raih...padahal alfateha yang sudah di mandikan/bersih itu sekali baca saja pasti dapat menetralkan racun sekeras apapun seperti yang di baca dan di lakukan oleh seseorang pada jaman baginda nabi muhammad ada...

Kenapa tuan syech burhanudin, waliyullah dari melayu hanya dengan membaca sekali saja surat alfateha tubuhnya tak mampu di lukai oleh besi apapun dan dimanapun...?kenapa syech abdul qodir jilani membaca sekali saja alfateha dia mampu melihat alam malakut..? Kenapa sunan kali jaga dari jawa hanya dengan sekali saja membaca suratul fatiha dia mampu menghilang tidak dapat di lihat oleh manusia dan jin...? Dan yang paling haq.. kenapa ada seorang anak muda 4 tahun yang lalu hanya dengan membaca 1x alfateha dia mampu mendatangkan emas dan batu batu mulia langsung dari alam malaikat pada siang hari....apa beda nya dengan kita yang juga membaca alfateha hingga ribuan kali namun kenapa yang di dapat hanya rasa letih dan pikiran yang bertambah panas baran, iri dengki dan mungkar...jawabannya ada pada sudah mandi apa belum alfateha yang kita baca...jawaban lainnya ialah para orang di atas tadi membaca alfateha maka dia sama dengan berguru langsung kepada nur muhammad yang bertugas sebagai penjaga suratul fateha tersebut sedangkan kita membaca suratul fateha dengan menyebabkan berguru kepada istri dan anak iblis yang tampa kita dalami secara bijak telah membuat kita membaca suratul fateha untuk menyeru nama nama istri dan anak iblis tersebut.
Saya sudah cek di hampir semua youtube dan internet bahwa memandikan alfateha ini belum saya temukan...kalau boleh saya bergurau alfateha yang mereka baca sudah bertahun tahun tak pernah mandi,berdebu dan ber bau sengau seperti bau nya para syeithon dan iblis yang mereka beri ijin untuk masuk dalam suratul fatiha tersebut....sekali lagi saya tidak mengatakan alfateha yang mereka baca salah tetapi saya mengatakan alfateha yang mereka baca telah membuat anak istri iblis masuk dengan lenggang kangkung ke dalam gelanggang utama suratul fateha tersebut.
Setelah alfateha nya ini benar benar sudah di mandikan maka dengan satu suratul ini saja semua kekuatan bathin dapat di gunakan tampa harus menambah nambah dengan ribuan kalimat lainnya,cukup masuk kan kunci kunci niat maka kekuatan alfateha yang sudah mandi ini akan menjadikannya energy yang zahir.

Berikut saya beri taukan 7 nama anak iblis yang siap masuk dalam suratul fatiha jika kita menyeru dalam membaca suratul fatiha ini tampa di sadari.
  1. nama syeithon yang pertama pada ayat pertama alfateha ialah " DULIL" ini syeithon yang telah lama membuat manusia merasa ALLAH tidak adil kepadanya sehingga sehabis sembahyang pum hati orang ini tetap saja masih mengeluh dan berprasangka buruk kepada ALLAH
  2. nama syeithon kedua yang juga terdapat pada ayat pertama alfatiha yaitu "HIRROB " yaitu istri pertama iblis saat dia sampai di muka bumi,hirrob ini sangat ahli dan telah jutaan kali berhasil menghasut istri istri kaum muslimin untuk menyimpang dari ketaatan kepada suami dan memaksa para suami untuk berbuat tampa batas dalam mencari uang dan keahlian nya yang paling to the top ialah mengacaukan dan menciptakan huru hara dalam rumah tangga yang sakinah.
  3. nama syeithon yang ketiga berada dalam ayat 3 suratul fatiha yaitu bernama "KIYA" syeithon ini adalah syeithon yang menjadi dewa bagi agama anismisme dan agama penyembah berhala.
  4. nama syeithon yang ke empat berada dalam surat ke empat suratul fatiha yaitu bernama "KANA" ini syeithon nya yang selalu berada dalam setiap alunan musik atau tempat tempat hiburan.
  5. nama syeithon ke lima juga berada dalam kalimat ke empat yaitu bernama "KANAST"..syeithon ini ahli dalam memperlihatkan bahwa zina itu sangatlah indah dan nikmat,dia sangat ahli bahkan sudah beberapa alim ulama dan kiyai besar yang berada di bawah kendalinya.
  6. nama syeithon ke enam berada dalam kalimat ke enam yaitu bernama " NA'AN".syeithon ini specialist memasuki otak dan bonak manusia yang menciptakan rasa takut,rasa teror dan pikiran pikiran bid'ah tahayul sehingga pikiran manusia itu akan selalu berpikir dendam dan dengki.
  7. nama syeithon ke 7 berada dalam ayat suratul fatiha ke 7 degan nama " BI'A" syeithon ini ahli menciptakan rasa sombong,perasaan paling benar dan paling tinggi ilmu nya. 
  8. di bawah ini masih ada dua nama anak sulung dan anak bungsu iblis jika tersalah membaca suratul fatiha yaitu -syeithon bernama "IYA" ini syeithon yang di jadikan tuhan oleh agama penyembah matahari.
  9. syeithon anak bungsu iblis bernama "TAIN" ini syeithon yang selalu di gunakan dukun dukun santet, sihir di indonesia dan juga tukang santau di malaysia dan melayu fatani.

Keris Berdiri - Secara Alami

بسم الله الرحمن الرحيم


Ayatul qursy dalam pandang makrifat ialah ayat duduk nya segala ilmu sebab qursy dalam pandangan bathin ialah segala ilmu milik ALLAH,saat kita membaca ayat qursy hingga tiba pada ayat "qursy yuhus sama wati wal ardo",di mana qursy itu?siapa qursy itu?dan sudah kah ber isi qursy itu atau hampa kah qursy mu?
Ilmu itu ada isi nya di dalam ilmu itu ada benih di dalam benih itu ada semangat di dalam semangat itu ada rasa di dalam rasa itu ada kehendak,jika rasa telah menyatu dengan kehendak maka beranak yakin,yakin yang di baluti qursy akan lahir lah haqqul yakin,setiap insan yang sampai pada haqqul yakin maka tulang yang empat kerat nya akan berkhasiat akan bermanfaat dan akan ber ilmu yang hakiki,apa itu tulang yang empat kerat yaitu dua tulang tangan dan dua tulang kaki.

Dua kerat tulang tangan membutuhkan qursy untuk bergerak,bukan saja bergerak secara zahir namun yang teramat penting ialah bergerak secara bathin,apa itu bergerak secara bathin yaitu menyentuh apa yang tak tersentuh zahir,apa umpamanya bathin,tangan mu mampu menyentuh jin,tangan mu mampu menyentuh benda yang jauh ribuan bahkan jutaan kilo meter dari zahir mu,tangan mu bukan saja organ penting untuk menyentuh apa apa yang terpandang mata kasar namun ia mampu menyentuh apa apa yang tak tampak oleh kasarnya mata,dua kerat kaki mu juga begitu ia itu berselangkang dalam tendangan gelanggang,zahir nya ia bergerak dalam gelombang angin namun bathinnya ia menerjang ruh yang membangkang,ruh itu terjerembab tak ada angin tak ada hujan,inilah yang di namakan tendangan makrifat,semua gerak tulang yang empat kerat ini membutuhkan qursy,dia memerindukan tubuh nya melantunkan qursy,meraup isi nya qursy di biasakan dengan yang menjaga qursy itu agar dia kenal mengenal sapa menyapa hingga kelak menjadi sahabat setia.

Kini setelah engkau menemukan qursy itu di manakah engkau duduk kan,apakah di akal,di nafsu,di hati atau di jantung mu atau hanya di mulut mu saja.
Qursy yuhus itu luas terbentang di hadapan ruh mu,tinggal engkau bersungguh sungguh dalam ketekunan saja untuk dapat mendudukinya,apa itu ketekunan yaitu jika duduk maka duduklah apapun rayuannya untuk berdiri,jika berdiri maka teruslah berdiri walau pun melangkah terlihat gagah dan mempesona,setelah di dapat ketekunan maka duduklah dengan tenang pada qursy itu,duduklah dengan tenang bercengkrama dengan ilmu ilahi itu,jangan membangkang apalagi menantang sebab ilmu qursy itu pantangannnya menantang,merunduklah selalu,diamlah saja tak perlu engkau lihatkan bahwa engkau telah ber qursy,selama engkau duduk dan diam merunduk maka engkau akan mampu menghancurkan kokohnya gunung kerasnya karang,tampa menerjang tampa menggarang konon lagi lah hanya sebilah ruh dan jiwa yang rapuh yang di baluti berbagai penyakit tubuh.

Oleh sebab itu temukanlah qursy ilmu mu dalam mengamalkan ayat qursy,duduklah pada qursy ilmu itu seperti apa yang qursy itu kehendaki,ikuti semua aturan qursi ilahi itu agar engkau memiliki qursy yang benar benar ber isi pada tulang empat kerat mu,bukan tulang empat kerat yang hampa.
Saat engkau menjadikan ayat qursi sebagai baju berbahan baja bagi tulang empat kerat mu,pelan kan suara mu,focuskan bacaan mu,ingatkan ruh mu bahwa yang engkau sebut kini ialah ilmu/qursy nya ilahi rabbi,jangan biarkan qursy itu menguap begitu saja di mulut mu,rangkul dia,baluti dia dengan ilmu apa saja yang engkau minta,qursy (aku ingat bahwa aku meminta ilmu obat penguat jiwa penguat badan) yuhus sama wati wal ardho wala ya uduhuu hibzu huma dan seterusnya,ingatkanlah akal dan diri setiap sampai pada ayat ini,menurut nuansa bathin kami yang lemah tiada daya selain hanya daya ALLAH saja,qursy ini mengandung sekitar 3000 ilmu di muka bumi ini baik zahir maupun ghoib,yang akan di dahului oleh jutaan ilmu untuk akhirat.

Berbaik baiklah dengan akal mu sebagai seorang yang telah duduk pada qursy ini,berbaik baiklah dengan mulut mu sebab mulutnya orang yang telah duduk pada qursy ini mampu menyebabkan rusaknya/membaiknya mulut makhluk lain,berbaik baiklah dengan niat mu,timbang timbanglah manfaat dan mudhorat dari sebuah niat,bukankah duduk pada qursy dalam keadaan tenang akan lebih baik bagi diri mu dan banyak orang,tenang sebab tak ada satupun ruh yang telah di liputi syeithon laknatullah yang mampu merusak jiwa yang tenang yang duduk dalam qursy nya ayatul qursy.
Takutkah engkau akan miskin...tak mungkin,tak mungkin sebab ALLAH yang jamin selama engkau duduk dengan tenang dalam qursy ini,harta akan tunduk kepada mu,kekurangan tak akan berbisa di ingatanmu,keresahan tak kan asin di hati mu semua tawar setawar tawarnya air tawar,asal muasal engkau jangan meradang jangan menantang jangan menyimpang,salah orang engkau kaji salahnya diri engkau tiadai yang sebegini tak akan menemukan qursy apalagi menduduki,mari kita amalkan ayatul qursy dengan amalan yang sebenar benar berisi bukan hampa di mulut saja sambil kita mencari sejatinya diri,sejatinya hidup dan sejatinya bertuhan,kita tidak lagi bicara sakti sebab sakti itu sesuatu yang telah basi dan terjadang di bumbui oleh halusinasi,yuk..kita berlomba lomba mencari siapa yang paling takwa di sisi ALLAH subhana wataala,sebab siapa yang paling takwa ialah yang di pinjamkan kuasa oleh ALLAH di jagat raya ini dan pinjaman kuasa itu berada pada "qursy yuhus sama wati dan seterusnya".amin.

Manuskrip Makrifat Tok Pramu

20 SIFAT DIDALAM DIRI



 1 WUJUD
Badan Insan SIFATKU mula jadi menanggung didalam dunia
2 KIDAM
RUH JASMANI kulitku mula jadi meliputi sekalian alam
3 BAQA’
RUHANI dagingku mula jadi menanggung RAHSIA didalam DIRI
4 MUKHALAFATUHU LIL HAWADITH
RUH NIBATI darahku mula menjadi meliputi Alam Sendiri
5 QIQMUHUBINAFSIHI
RUH INSAN nafasku mula jadi berjalan ucapan didalam DIRI
6 WAHDANIAT
RUH RABBANI hatiku asal mula jadi TAHU didalam DIRI
7 KUDRAT
RUH QUDUS urat putihku yang tidak berdarah berjalan setiap dalam DIRI-ku
8 IRADAT
RUH KAHFI tulangku asal mula jadi menguatkan Alam Sendiri
9 ILMU
RUH IDHAFI benihku asal mula jadi YANG NYATA didalam CERMIN HAQ
10 HAYAT
RUH NURANI uratku yang meliputi didalam tubuh aku yang hidup alam sendiri.
11 SAMA’
BESI KURSANI pendengaranku asal semula jadi
12 BASAR
PANCARAN MA’NIKAM kalam aku berkata-kata dengan sendiri
13 KALAM
RUH MA’NIKAM menzahirkan perkataan didalam dunia
14 QAUNUHU QADIRUN
WUJUD MA’NIKAM tali Ruhku KUNHI ZAT dengan Sifatku
15 QAUNUHU MURIDUN
ILMU ALLAH badanku asal mula jadi KALIMAH didalam diriku
16 QAUNUHU ALIMUN
DARJAT ALLAH kebesaranku asal mula jadi duduk didalam otak yang putih
17 QAUNUHU HAIYUN
Amalan terlebih suci ialah amalan Kalimah Aku asal mula jadi alam diriku
18 QAUNUHU SAMIUN
Bersama ZAT & SIFAT WAHDAH didalam Kalimah iman diriku
19 QAUNUHU BASIRUN
RAHSIA NYAWA dengan BADANWAHIDAH bersamalah Zat dengan badan tidak bercerai dunia akhirat
20 QAUNUHU MUTAKALLIMUN
Ghaib didalam Ka’bah Ghaib aku didalam Ka’bah Kaca Arasy yang putih titik didalam Kalimah.

ASAL RUKUN 13 DIDALAM SOLAT.
Inilah asal Rukun 13 yang wajib diketahui dalam melakukan Solat.
Adapun Rukun Solat itu datangnya daripada ALLAH – BAPA dan IBU.
DATANG DARIPADA ALLAH – 5 PERKARA.
1 Niat
2 Nyawa
3 Wujud
4 Nafas
5 Af’al
Yaitu didalam bentuk Merasa – Mencium – Menjamah – Melihat & Mendengar

DATANG DARIPADA BAPA – 4 PERKARA
1 Tulang
2 Kuku
3 Rambut
4 Rupa

DATANG DARIPADA IBU – 4 PERKARA
1 Darah
2 Daging
3 Otak
4 Lendir

Terhimpun menjadi 13 . maka jadilah Rukun 13 perkara melakukan SOLAT setiap hari memulangkan sekalian HAKNYA sebagai ISI AMANAH yang dipertaruhkan kepada kita.

YANG MATI – YANG HILANG - YANG TINGGAL – YANG PULANG

YANG MATI itu ada 6 perkara yakni – Wujud – Anggota – Hawa – Nafsu – Gerak & Diam.
YANG HILANG pula ada 4 perkara yakni Darah – Daging – Tulang & Kulit
YANG TINGGAL itu ada 2 perkara yakni Iman & Taat
YANG PULANG ada satu sahaja yakni NYAWA. Pulang keempunyanya keasalnya.

PENGERTIAN ALLAH DAN NABI MUHAMMAD MUSTAFFA RASULLULLAH
NABI
Adapun Tubuh Nabi Muhammad itu yang zahir ialah AF’AL daripada ZAT
Adapun nyawa Nabi Muhammad itu SIFAT daripada ZAT ALLAH.

SIFAT
Adapun SIFAT itu NYAWA kepada Muhammad
MUSTAFFA - Adapun hati Mustaffa itu ASMA’ daripada ZAT ALLAH.

ASMA’
Adapun ASMA’ itu Nama NamaNya.

AF’AL
Adapun AF’AL itu Tubuh Nabi namanya AF’AL.

RASULLULLAH - Adapun Rasullullah itulah SIRR daripada ZAT ALLAH SWT.

ZAT
Adapun ZAT itu TUHAN, Rahsia pada Nabi, Cahaya Ilmu Kalam - SIRRULLAH namanya.
Inilah kita bertuhan pada Allah dengan 4 syarat yakni :-
Pertama ZAT ALLAH itu Tuhan pada kita
Kedua SIFAT ALLAH itu NYAWA pada kita
Ketiga ASMA’ ALLAH itu HATI pada kita
Keempat AF’AL ALLAH itu TUBUH pada kita.

Dan TAJALLI Af’al Allah pada Tubuh kita dan Tajalli Asma’ Allah pada Hati kita dan Tajalli Sifat Allah pada Nyawa kita dan Tajalli Zat Allah pada Sirr kita yakni sebenar-benarnya RAHSIA kita adanya.

PERINGATAN TENTANG SEMBAHYANG
Barangsiapa menyembah NAMA TANPA MAANA bahawasanya ia KUFUR
Barangsiapa menyembah MAANA TANPA NAMA bahawasanya ia MUNAFIK
Barangsiapa menyembah NAMA DAN MAANA dengan HAKIKAT MAKRIFAT mereka itulah MUKMIN sabenar benarnya
Barangsiapa meninggalkan NAMA DAN MAANA bahawasanya mereka itulah ARIFBILLAH
Solah Daim itu ialah solah tanpa huruf tanpa suara tanpa apa apa perbuatan. Ianya ialah kerja HAYAT atau kerja HIDUP. Yang Hidup itu ialah NURULLAH atau Nur Muhammad yakni Nyawa.

WUJUD
WUJU DU KA ZAHRU WALA YUQA MU BI HI ZAHBU
Barangsiapa mengadakan DUA WUJUD jadi SYIRIK
ANA WUJU DA HU
Ada kita dengan DIA
WA NAF SUHU
Ada DIA dengan sendirinya.
Adapun WUJUD itu AIN ZAT artinya kenyataan kerana lafaznya dibaca itu wujud maknanya ZAT. Ini adalah kerana Wujud itu ADA. Maka yang ADA itu ZAT. Maka tiada diperoleh dengan lafaz yang lain daripada Wujud itu kerana wujudnya itu menyatakan Zatnya. Maka disebabkan itu dikatakan AIN ZAT namanya.

Adapun Wujud itu artinya ADA. Apa yang dikatakan itu ada.
Yang dikatakan itu ialah ZAT.

Adapun Wujud ini ditilikkan pihak lafaznya SIFAT dan jika ditilik pada maananya ZAT dan apa yang dikatakan lafaz itu kerana bacaan itu Wujud ada ZAT. Inilah maananya.

Adapun WUJUD DIRI SENDIRI berdiri dengan ZAT. Apa sebab dikatakan Wujud itu berdiri dengan Zat ? Sebab lafaz wujud itu ada manakala yang ADA itu ialah ZAT.

RAHSIA DIDALAM DIRI
Inilah pada menyatakan bahawa didalam badan manusia itu EMPAT BAHAGI yaitu :-
NAFAS
ANPAS
TANAPAS
NUPUS
Sesungguhnya bagaimana rupa jasmani begitu jugalah rupa NYAWA.
Manakala Nyawa itu adalah NAFAS dan TANAPAS itu saperti ANPAS. Maka keempat itu berperingkat sampai kepada NUPUS dan Nupus itu saperti rupa ZAT manakala Zat itu saperti rupa SIFAT dan Sifat itu saperti rupa ASMA’ dan Asma’ itu saperti rupa AF’AL.
Dan perkara diatas diakui oleh Allah saperti FirmanNya melalui Hadith Qudsi :-
QA LAL LAH HU TAALA - AL INSANU SIRRI WA ANA SIRRUHI SI FATI ILLA KHAIRI LIL LAH
Insan itu rahsiaKu dan Aku rahsianya. SifatKu itu Sifatnya tiada ada daripadaku melainkan Allah Taala
Barangsiapa mengenal akan BADANnya ia mengenal akan NYAWAnya. Barangsiapa mengenal akan nyawanya ia akan mengenal akan SIRRnya Barangsiapa mengenal akan Sirrnya akan mengenal akan TUHANnya yang qadim adanya.
Ketahuilah olehmu wahai talib – YANG KELUAR itu bernama NAFAS dan yang dinamai ANPAS itu gerak dari hidung sampai kebawah leher. Dan yang dinamai TANAPAS itu gerak dari bawah leher sampai ke hati. Yang dinamai NUPUS itu didalam Hati. Itulah HAKIKAT NYAWA.

AWALUDDIN MAKRIFATULLAH
Permulaan agama mestilah MENGENAL ALLAH.
Firman allah :-

Ya Muhammad kenalkanlah DIRI kamu sebelum kamu Mengenal Aku dan sebenar-benar kenal Diri kamu ialah Engakau Kenal Aku
Allah juga Berfirman :-
Ya Muhammad Aku jadikan baharu alam ini kerana Engkau dan Aku jadikan engkau kerana Aku. Maka engkau inilah sebenar-benarnya RAHSIA AKU.

Dengan ini bererti kita mesti berpegang kepada pokok kesimpulan RAHSIANYA itu yakni kita mesti betul betul kepada pengertian dan pemahaman RahsiaNya itu dengan terang dan jelas. Marilah kita renungi Firman Firman Allah saperti berikut :-
Aku tidak memandang kepada rupamu yang cantik...pengetahuanmu yang banyak jika kamu tidak Mengenal Aku maka sia sia sajalah amal kebajikan serta solat kamu yakni umpama debu yang berterbangan diudara ditiup angin

Engkau itu Aku dan Aku itu engkau

Oleh itu saudaraku sekalian kamu tuntutlah betul betul dan pelajarilah dengan sungguh sungguh serta kajilah dengan mendalam agar kamu DAPAT MENGENAL ALLAH dengan sebanar-benarnya. Mudah-mudahan Allah akan mengangkat Darjat kamu menjadi AHLI SUFI dan WALINYA.

Sebanyak manapun kitab kita baca, kaji dan pelajari INTIPATI yang perlu kita dapat dan perolehi hanya EMPAT ( 4 ) PERKARA sahaja yaitu perkara yang membolehkan amal ibadah kita diterima dan diakui oleh Allah SWT. Perkara itu ialah :-

Pertama
Mengenal Allah dengan sebenar-benar pengenalan dengan bukti yang terang dan jelas.

Kedua
sentiasa dalam TUBUH ALLAH dengan bukti yang terang dan jelas juga.

Ketiga
sentiasa mendengar SERUAN ALLAH juga dengan bukti yang jelas dan terang.

Keempat
Datang dari Allah kembali kepada Allah dengan pedoman yang sebenar-benarnya terang dengan bukti yang jelas.
Sesungguhnya keputusan perkara perkara diatas, nampaknya senang dibaca tetapi tiap tiap satu perkara diatas bukanlah mudah diperolehi pemahaman dan pegangan keimanannya walaupun kita telah membaca mengkaji banyak buku, berguru dengan ramai guru, jika kita tidak menemui / ditemukan dengan buku buku dan guru guru yang benar benar dapat memberi petunjuk untuk pemahaman kita secra terang dan jelas.

HENING – QASAD – TAQRID & TA’YUN

HENING itu apa ?
Adapun HENING itu tiada dapat menyerupai dengan CAHAYA yang lain. Adapun JERNIH itu apakala tertenung lantas 7 petala langit dan 7 petala bumi.

Maka dalam cahaya yang HENING JERNIH itu yang terang benderang itulah CAHAYA PUTIH SIFAT saperti terlebih putih daripada kapas bersifat saperti SIFAT KITA.

Ada tanda pada DAHI kita tersurat NAMA ALLAH. Inilah RUH NABI kita

Maka dalam ZIKIR ALLAH syaratnya terhapus sekalian diri dengan keadaan diri kita yang kehambaan bagi RUH NABI saw yang dikatakan sebenar-benar SIFAT ALLAH NUR MUHAMMAD namanya.

Dan cahaya terang benderang hening jernih itulah CAHAYA ZAT ALLAH adanya. Wallah Hu Alam.

QASAD
Adapun QASAD itu MENYATAKAN NIAT tiada huruf dan tiada suara. Yang ada huruf dan suara BUKAN NIAT tetapi ADOM ( ADAM )

Adapun yang sebenar-benarnya NIAT yang tiada huruf dan tiada suara itu ialah ZAT ALLAH. Inilah NIAT yang sebanar-benarnya. Asal Niat dan tempat niat pada zahirnya ialah kita yang berniat tetapi sebenarnya ialah TUHAN YANG MUTLAK yang bersifat WAJIBUL WUJUD KHALIQ AL ALAM lagi ber-Sifat KAMIL MUKAMIL.

TA’RID
Adapun TA’RID itu MENYATAKAN FARDHU. Yang sebenar-benarnya Fardhu itu ialah TAJALLI SIFAT ALLAH ertinya NYATA SIFAT ALLAH itu NUR MUHAMMAD AIN SABITAH pun ia juga namanya, UJUD IDHAFI dan INSAN pun ia juga. Inilah sebenar-benarnya FARDHU itu.

Asal Fardhu ialah RUH NABI MUHAMMAD saw tempat Tajalli sekalian Ruh Adam itu.

Sebab dikatakan ASAL FARDHU yang sebenarnya kerana sekalian nyawa itu tajalli daripada NUR MUHAMMAD saperti kata HADITH QUDSI :-

ANA MINALLAH HU KUL LII SHAI IIN MINAN NUR yang bermaksud

Daku daripada Allah manakala segala sesuatu atau cahaya alam ini daripada cahayaku.

ANA MINALLAHU WAL ANBIYA ......( tidak jelas = fakir ) yang bermaksud :-
Aku daripada Allah sekalian anbia’ daripada aku.

ANA MINALLAHU WAL MUKMINI NAA MIN NI
Aku daripada Allah dan segala / semua mukminin daripada aku

Inilah sebabnya dikatakan MUHAMMAD itu BAPA SEKALIAN RUH dan ADAM itu BAPA SEKALIAN TUBUH / JASAD.

Inilah juga sebab kenapa dikatakan yang Fardhu PADA KITA ITU NYAWA. Nyawa itu PEMERENTAH BADAN. Jika tidak digerak oleh Nyawa tidak bergeraklah badan. Wallah hu Alam.

TA’YUN
Adapun TA’YUN itu menyatakan WAKTU Zuhur, Asar dan lain lain lima waktu itu. Adapun yang sebenarnya NYATA AF’AL ALLAH SWT pada Jasad Adam yaitu Tubuh kita ialah ALAMM RUH YANG KASAR. Itulah sebenarnya TA’YUN yakni sebenar benar NYATA.

ALLAH AN - NIAT – AHDAH – WAHDAH – WAHIDIAH
ALLAH – Alif - Lam –Lam- Ha

ALIF itu AHDIAH ZAT
LA TAAYUN pun ia SIRRULLAH pun ia juga. Inilah ASAL NIAT yang tiada huruf dan tiada suara. Inilah USALLI SOLAT artinya Aku Solat Sifatnya NAFSI WUJUD

Adapun ALIF itu dalil menyatakan FARDHU . Inilah maknanya ZAT mertabat INSAN dan AHADIAH. Dengan kebesaran ALIF ini maka jadilah LAM yakni dengan kebesaran dan kekayaan SIFAT ZAT ertinya ESA pada pihak TANZIL.

LAM AWAL = ALIF DIATAS
Adapun ALIF DI-ATAS itu dalil menyatakan SIFAT huruf ALIF diatas. Maka jadilah LAM AWAL maknanya SIFAT SEMATA-MATA mertabatnya WAHDAH yakni TA’AYUN AWAL ertinya NYATA YANG PERTAMA yakni TAJALLI SIFAT ALLAH menjadi NUR MUHAMMAD – AIN SABITAH – WUJUD IDHAFI – INSAN KAMIL pun ia juaga menanggung namaNya ALLAH. Inilah asal FARDHU yang sebenarnya yakni SIFAT MAANI.

LAM AKHIR = ALIF DIBAWAH
Adapun Alif Di-bawah itu dalil menyatakan ASMA’NYA. Huruf Alif dibawah menjadi LAM AKHIR maknanya ASMA’ mertabat WAHIDIAH yang bernama ALLAH yakni TA’AYUn THANI ertinya NYATA YANG KEDUA maka Tajallilah RUH ADAM dengan kebesaran , kelimpahan Ruh inilah menjadi Tubuh Adam daripada huruf Alif Di-Atas.

Maka huruf ini maknanya Zat Alif Di-Atas maka jadilah LAM AWAL maknanya Sifat Alif dibawah. Maka jadilah LAM AKHIR maknanya ASMA’ ALIF didepan. Maka jadilah maknanya AFAL . Maka 4 huruf itu empat Sifat Alif Lam Lam Ha

ALLAH HU AKBAR

ALLAH – ( Alif – Lam – Lam – Ha ) – Empat Sifat

ALIF = ZAT
LAM AWAL = SIFAT
LAM AKHIR = ASMA’
HA = AF’AL

AKBAR – ( Alif – Kaf – Ba – Ra )


ALIF = KAHAR
KAF = JAMAL
BA = JALAL
RA = KAMAL

ALLAH = GHAIBUL GHUYUB

ALIF = LA TA’AYUN = MERTABAT ZAT
LAM AWAL = TA’AYUN AWAL = NUR MUHAMMAD = RUH
LAM AKHIR = TA’AYUN THANI = MERTABAT ADAM = NYAWA
HA = MERTABAT TUBUH = JASAD

ZAT DIRI YSNG BERDIRI SENDIRI .Wujudnya di Alam LAHUT. Zikirnya AH ( Alif Ha ) AH . Ilmunya KAMAL YAKIN

SIFAT DIRI DENGAN ZAT. Wujudnya Alam JABARUT. Zikirnya HU HU. Ilmunya HAQ QUL YAKIN

ASMA’ DIRI YANG TERPERI. Wujudnya di Alam MALAKUT. Zikirnya ALLAH 3 x . Ilmunya – ILMU YAKIN

AF’AL DIRI YANG TAJALLI. Wujudnya diAlam SAHADAH. Zikirnya LA ILA HA ILLALLAH. Ilmunya – ILMU YAKIN.

Jelaslah kewujudan itu sebagai PENZAHIRAN KEBESARAN diriNya.

Dengan wujud itu terzahir pula segala KEINDAHAN JAMAL Allah namanya. Lantas terzahir pulalah CAHAYANYA yang menerangi segala Keindahan itu JALAL ALLAH namanya dengan KEAGUNGAN itu sempurnalah sudah sebagai Kenyataan ALLA HU AKBAR.

HAKIKAT FATIHAH......
Ia Menyatakan DIRI

BISMILLAH..............

Menjadi ia diriNya AR-RAHMAN itu Ya Muhammad , engkau jua keadaan YA RAHIM itu. Ya Muhammad engkaulah kekasihKu. Tiada yang lain.

ALHAMDULULLAH.......
Ya Muhammad yang membaca Fatihah itu Aku. Yang memuji itu pun Aku. Alhamdulillah itu Ya Muhammad Solatmu ganti SolatKu tempat memuji DiriKu sendiri.

RABBUL ALAMIN................
Rabbul Alamin itu Aku Tuhan Sekalian Alam.

AR RAHMAN – AR – RAHIM...........
Ya Muhammad yang membaca Ftihah itu Aku yang Memuji itu pun Aku juga.

MALIKIYAU MID DIIN..............
Ya Muhammad Aku Raja Yang Maha Besar...engkaulah kerajaannya.

IYYA KANA’ BUDU................
Ya Muhammad yang solat itu Aku. Aku memuji DiriKu Sendiri..

WA IYYA KAA NAS TAA IIN....
Ya Muhammad tiada kenyataanKu jika engkau tiada...

IH DI NAS SII RATAL MUSTAAQIM...
Ya Muhmammad Awal dan Akhir itu Aku

SIRATAL LAZI NA AN AM TA ALAI HIM..
Ya Muhammad sebab Aku sukakan engkau ialah engkau itu kekasihKu.
GHAI RIL MAGHDU BI ALAI HIM..
Ya Muhammad Aku jadi Pemurah padamu kerana engkau itu kekasihKu

WA LAD DHAL LIN...
Ya Muhammad jika tiada Aku maka tiadalah engkau..

AMIN..

Ya Muhammad Rahsiamu itu Rahsia Aku.

Yakni yang disembah itu tiada suatu juapun didalamnya melainkan Tuhanku. Maka apabila Solat ghaiblah didalamnya . Apabila ghaib ESA-lah ia dengan Tuhannya.

Yang Solat itu tiada dengan lafaz dan maknanya dengan citarasa yang solat amat rapat kepada Zat Yang Esa dengan kata ALLA HU AKBAR.

Maka barangsiapa masuk didalam Solat tiada SERAH Tubuh dan Nyawa-nya maka kekallah Sifat dengan Tuhannya – tiada mengesakan dirinya dengan Tuhannya. Sabda Nabi saw :-

Tatkala kamu Takbiratul Ihram membuangkan lafaz dan makna melainkan Wujud Mutlak semata-mata.

DALIL NAQLI – AYAT AL-QURAN
Telah ada Aku dalam dirimu – betapa tidak kamu lihat ?

SIFAT MAANI & SIFAT MAKNUYAH
A DAERAH KITA MENGENAL DIRI YANG KASAR
ADAM = JASAD YANG KASAR
a. HIDUP Jasad dengan hidup Nyawa
b. TAHU Jasad dengan tahu Nyawa
c. BERKUASA Jasad dengan berkuasa Nyawa
d. BERKEHENDAK Jasad dengan kehendak Nyawa
e. MENDENGAR Jasad dengan mendengar Nyawa
f. MELIHAT Jasad dengan melihat Nyawa
g. BERKATA Jasad dengan berkata Nyawa


B DAERAH KITA MENGENAL DIRI KITA YANG BATIN
MUHAMMAD = NYAWA INSAN
a. HIDUP Nyawa dengan HAYAT Tuhan
b. TAHU Nyawa dengan ILMU Tuhan
c. BERKUASA Nyawa dengan KUDRAT Tuhan
d. MENDENGAR Nyawa dengan SAMA’ Tuhan
e. MELIHAT Nyawa dengan BASAR Tuhan
f. BERKEHENDAK Nyawa dengan IRADAT Tuhan
g. BERKATA Nyawa dengan KALAM Tuhan

PANDANG WUJUD YANG ESA PADA WUJUD YANG BANYAK
ZIKIRNYA HU ALLAH

Adapun Allah itu banyak namaNya kerana Nama Allah yang menjadikan Alam dengan limpah Sifat Sifat diatas. Oleh itu Alam ini ialah Hakikat ZAT YANG ESA.

DALIL DALIL AL-QURAN

WALLAH HU MUHITHU LIL ALAMIN
Adapun Allah itu MELIPUTI sekalian Alam


LA TATA HAR RAKU ZAR RATUN BI IZ NILLAH
Tiada bergerak sesuatu walau sebesar zahrah sekalian melainkan dengan IZIn Allah
WA LA HAU LA WALA QUWWA TA ILLA BILLAH
Tiada DAYA UPAYA melainkan dengan KUDRAT Allah

FA IN NA MA TAL WAL LAU AF SII HIM WAJ JAHULLAH
Dimana kamu hadapkan wajahmu disitu Wajah Allah

Barang kamu pandang pada ini hingga sampai yang menjadikan janganlah terhenti pandang kamu pada sekalian itu hingga sampai kepada yang Menjadikan yaitu ZAT WAJIBUL WUJUD

Jika kamu pandang keadaan diri kamu hendaklah kamu pandang dengan HAYAT Tuhanmu. Jika kamu pandang pengetahuanmu hendaklah kamu pandang ILMU Allah. Apabila kamu pandang kuasamu hendaklah kamu pandang KUDRAT Allah. Begitulah seterusnya dengan pancaindera kamu dan Sifat Sifat MAANI Allah yang lain.

Jika tidak demikian halnya sia sialah pandangan itu dan DERHAKA kamu terhadap Tuhan kamu

TAUHID TAKBIRATUL IHRAM ( TI )

Adapun syarat TI itu hendaklah HADIR MATA HATI SYAHADAT KE ZAT ALLAH SWT.

Sebelum takbir kita NIATKAN didalam Hati yang kita MEMULANGKAN SEKALIAN PANCAINDERA yang dikurniakan kepada kita ( kepada Allah = fakir ) Niatnya ialah Tiada pendengaranku hanya ia ( pendengaran Zat Allah ) tiada penglihatanku hanya ia tiada huruf tiada suara hanya ia tiada ciukmku hanya ia tiada gerak dan diamku hanya ia.

HAKIKAT ZAT AF’AL – HAKIKAT SOLAT

Adapun ertinya SOLAT sebenarnya YANG MENYEMBAH ITU HAMBA, YANG DISEMBAH ITU TUHAN.

Yang menyembah itu FANA’ - yang disembah itu BAQA’. Maka sihamba PULANG KEPADA ADOMNYA. Maka KEKALLAH TUHAN semata-mata pada SUHUD ( pandangan = fakir ) kita.

Yang Menyembah dan Yang Disembah pun ia juga. Yang memuji = DIA Yang Dipuji pun DIA juga kerana Allah SWT Memuji DiriNya sendiri melalui lidah makhlukNya ( Insan )

Maka hamba itu tetaplah FANA’ sebab ditilik sekalian keadaan dirinya habis terpulang kepada Allah – Ilmu, hayat, Kudrat, Iradat, Sam’, Basar, Kalam . Yang ada pada dirinya adalah SIFAT ZAT ALLAH semata-mata.

Adapun Tuhan itu tiada diatas, tiada dibawah, tiada dihadapan, tiada dibelakang tiada dikanan mahupun dikiri.

TIADA HAMBA TIADA TUHAN YANG WUJUD HANYA ZAT ALLAH WAJIBUL WUJUD.

MEMULANGKAN AMANAH.

Hadith Qudsi yang bermaksud :-
1 TUKARKAN CAHAYA DIRIMU KEPADA CAHAYA TUHANMU
2 MATIKAN DIRI KAMU SEBELUM KAMU MATI


Adapun maksud MATIKAN itu ialah MEMULANGKAN AMANAH ALLAH yang ditanggungkan kepada kita. Amanah Allah itu ialah WUJUD KITA YANG KASAR ( Jasad ) dan Yang Menanggung Amanah itu ialah WUJUD KITA YANG BATIN yakni Nyawa dan YANG MENGAMANAHKAN itu ialah ZAT ALLAH.

Adapun SYARAT Memulangkan Amanah Allah itu ialah tatkala kita mengatakan ALLAH itu tarik nafas kita dari dalam FUAD hingga sampai kealam QUDDUS. Alam itu UBUn UBUN dan makam KAB FUSAIN yaitu antara dua bulu kening.

Maka kita tahankan hingga kuat sekalian alam kita merasa hapus wujud kita yang kasar kepada wujud kita yang batin – hapus wujud yang batin kepada ZAT SEMATA-MATA kepada suhud kita.

Maka hapus dan karamlah sekalian SIFAT BASRIAH dalam lautan BAHRUL QADIM hingga nyata Sifat laut semata-mata yaitu Laut Alam Allah. Maka katakanlah ALLAH HU AKBAR . telah fana’ sekalian kelakuan dan diri kita maka nyatalah BAQA’ keadaan ZAT Tuhan semata-mata. Inilah dikatakan SUHUD sehingga sampai kepada SALAM.

Adapun SUHUD itu ertinya PANDANG MATA HATI erti Mata Hati ialah pengetahuan Nyawa. Alam Nyawa itulah sebenar-benarnya IMAN.

Inilah SIRRULLAH yaitu cahaya Alam Ilmu ZAT ALLAH yang tiada huruf tiada suara Wujud Mutlak yakni Wujud Zat Wajibul Wujud.

كشف سرالربوبيه

بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan nama Allah juga ku memulai risalah ini, yang amat murah, yang amat menghasihani.
Segala puji-pujian bagi allah Tuhan Esa.
Dan rahmat Allah dan salam atas Nabi Allah yang tiada Nabi kemudiannya

Wa ba’du
 

Ada pun kemudian daripada itu, bahawasanya telah berkata Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali Qaddasallahu sirrahu dalam kitab Misykatul Anwar bahawasanya tiada pada wujud mumkinul wujud ini terlebih indah daripada alam ini dan tiada terlebih sempurna kejadiannya daripada ini. Tetapi insan itu terlebih indah pula daripada alam sekeliannya. Maka dari kerana itulah setengah daripada Arif Rabbani berkata fardu dan wajib atas orang yang Arif mengetahui daripada pihak yang mana sama antara insan dengan alam, dan dari pada pihak yang mana terlebih insan daripada alam sekalian. Adapun yang sama antara insan dengan alam ini daripada pihak adakah Alam Malak dan pada Alam Malakut dan pada Alam Jabarut.

1) Maka yang bernama Alam Malak pada alam ini ialah segala barang yang terlihat pada mata kepala, dan terdengar telinga, terasa oleh perasa tubuh. Maka itulah bernama Alam Malak.

2)Maka yang bernama Alam Malakut itu ialah suatu alam segala barang yang tiada terlihat oleh mata kepala, tiada didengar oleh telinga, dan tiada terasa oleh perasa tubuh. Maka itulah bernama Alam Malakut itu pada alam, suatu alam segala barang yang tiada terlihat oleh mata kepala, dan tiada terdengar oleh telinga, dan tiada terasa oleh perasa tubuh. Maka itulah yang bernama Alam Malakut pada alam ini.
Ada pun telah berlaku hikmah Allah Ta’ala pada menyatakan sesuatu pada yang nyata pada Alam Malakut ini hanyalah nyata dulu pada Alam Malakut itu jua. Setelah itu maka turun nyatanya pada alam Malak ini.

3)Maka yang bernama Alam Jabarut itu pada sgala ismuallah Ta’ala yang tajjli yang menghimpunkan alam antara Alam Malak dan Alam Malakut itu.

1a)Adapun yang bernama Alam malak pada insan ini segala barang yang terlihat pada mata kepala dan terdengar oleh telinga, terasa oleh perasa tubuh, seperti, tubuh dan daging, dan tulang dan darah, dan lainnya. Maka itulah yang bernama alam Malak pada insan.

2a)Adapun yang bernama alam Malakut pada Insan segala yang tiada terlihat oleh mata kepala, dan tiada terdengar oleh telinga dan tiada terasa pada perasa tubuh, seperti akal, dan ilmu, dan segala sifat zatnya, sperti hayat, dan ilmu, dan qudrat dan sama’ dan basar dan kalam, maka itulah yang bernama Alam Malakut pada insan.

Adapun berlaku hikmah Allah Ta’ala pada menyatakan sesuatu yang nyata pada Alam Malak yang pada Insan hanya nyata dulu pada Alam Malakut yang pada insan itu juga. Setelah itu maka turun nyatanya kepada alam Malak yang pada insan.
Syahdan telah ada yang Alam Malakut pada insan umpama isi, dan telah ada yang Alam Malakut padanya umpama kulit.

3a)Adapun yang bernama Alam Jabarut pada insan segala panji indah sama yang zahir seperti; penglihatan, pendengar, dan perasa dan penciuman dan penjawat. Maka itulah yang bernama Alam Jabarut pada insan. Maka segala yang tersebut sekaliannya itu telah ada pada alam dan pada insan. Maka daripada pihak inilah dikatakan yang berkata sama alam dengan insan.

Adapun yang terlebih insan daripada segala alam sekeliannya daripada pihak ia menanggung amanah Allah Ta’ala. Iaitu tajjali zat Allah Ta’ala pada insan, dan tajjali sifat Allah Ta’ala padanya, dan tajjali fi’il Allah Ta’ala padanya dengan sempurna  tajalli-Nya.
Hanya yang tiada tajjali Allah Ta’ala pada insan dengan dua sifat jua.
Satu Sifat Wajibul Wujud dan
Kedua Sifat Ghina Muthlaq.
Maka hikmah Allah ta’ala tiada tajjali kepada insan dengan dua sifat ini pun daripada Allah Ta’ala menyatakan kesempurnanNya jua. Dan daripada pihak Allah Ta’ala menyatakan kesempurnaan insan jua. Yakni daripada pihak Allah ta’ala hendak menyatakan kesempurnaan tauhid insan akan Allah Taala jua.

Dan kata Syeikh Muhyuddin Ibnu al-arabi Qaddasallahu sirrahu di dalam kitab lubabush Shifu, bahawa fardhu dan wajib atas Arif mengetahui Martabat Uluhiyah Haq Allah dan mengetahui Martabat Rububiyah-Nya supaya sempurna makrifatnya akan Haq Ta’ala. Ada pun Martabat Rububiyah) itu martabat tajjali tiap-tiap suatu daripada zat Haq Ta’ala dan nama Haq Ta’ala Haiyun, dan Alimun, dan Muridun dan Qadirun dan Samiun dan Basirun dan Mutakalimun ((sifat maknawiah)).

Maka nama Haq Ta’ala Alimun itu menghendaki ma’lumat
Maka nama Haq Ta’ala Muridun itu menghendaki muradat
Maka nama Haq Ta’ala Qadirun itu menghendaki maqurat
Maka nama Haq Ta’ala Samiium itu menghendaki masmu’at
Maka nana Haq Ta’ala Basirun itu menghendaki mubashsharat
Maka nama Haq Ta’ala Mutakalimun itu menghendaki  mukallamat

Dengan tiap-tiap sesuatu nama Haq Ta’ala itulah beroleh jalan segala yang Arif kepada Allah Ta’ala daripada astarnya itu kepada mu’starnya. Maka itulah bernama Martabat Rububiyah.

Adapun martabat Uluhiyah itu, iaitu martabat tajjali zat Haq S.W.T dengan nama Allah. Maka nama Allah Ta’ala itu bagi Allah ta’ala menghimpunkan dan meluputkan segala nama yang lain seperti hayun, dan Alimun, dan Muridaun dan Qadirun dan Sami’un dan Basirun dan Mutakalimun. Maka daripada pihak itulah kata segala yang Arif peri persatunya dan peri keesan nama Allah S.W,.T dengan nama yang lain. Dari kerana itulah segala yang Arif tiada membawa ingat/zikir melainkan denga nama-Nya Allah Jua.